Iblis Minta Pensiun
22 Juni 2011
Entah apa yang terjadi tiba-tiba Pak Iblis datang keharibaan Gusti Penguasa Swt. Dengan penuh rasa iba, ia matur pada Sang Pencipta Semesta:
Yaa Tuhan, hamba minta pensiun dini saja, pinta Pak Iblis juga mewakili rakyatnya. Tuhannya pun kaget.
Lho, kenapa ujug-ujug kau minta pensiun, Pak Iblis? Padahal kau sendiri yang minta untuk selalu menggoda ummat manusia? Ada apa gerangan…
Hamba minta ampun, Gusti, lanjut Pak Iblis. Jujur. Amit-amit deh, sekarang kelakuan Manusia sudah melebihi Iblis. Hamba khawatir justru hamba yang tergoda oleh Manusia. Makanya hamba minta pensiun dini aja.
Memang Manusia menurutmu bagaimana?, Tuhan mulai penasaran dengan pernyataan Pak Iblis. Betapa tidak, Gusti. Manusia berzina, yang enak dia, yang disalahkan hamba. Manusia Korupsi, dia yang menikmati, katanya digoda hamba.
Mendengar penjelasan Pak Iblis, Tuhanpun mulai agak serius menyimak curhatan makhluq yang dulunya paling taat itu. Lalu?
Yang lebih menyedihkan lagi, Gusti, lanjut Pak Iblis dengan nada berapi-api dan penuh rasa kesal dengan kelakuan Manusia. Tiap Musim Haji, hamba dilempari batu oleh berjuta-juta Manusia di Mekkah. Padahal, yang melempari itukan Kawan hamba juga.
Iblis sesenggukan. Lalu antara Pak Iblis dan Tuhannya sesaat terdiam.
Baik, kata Tuhan memecah kesunyian. Permintaanmu akan Kami pertimbangkan. Kemudian iseng-iseng Pak Iblis nanya, kalau kami bisa pensiun, kira-kira Tuhan akan ngasih pekerjaan apa?
_________________
Malang, 21 Juni 2011
Ilenmakalangan